BERITA

Detail Berita

ANTISIPASI PENYEBARAN VIRUS CORONA, SMA NEGERI 1 PALUPUH GELAR TES SWAB MASSAL UNTUK PENDIDIK

Senin, 25 Januari 2021 09:52 WIB
50 |   -

Dalam rangka antisipasi penyebaran virus corona/covid-19 dan sesuai dengan edaran Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Barat, SMA Negeri 1 Palupuh Menggelar  tes SWAB ( SWAB test) (11/01). Pelaksanaan tes SWAB ini merupakan tindak lanjut dari peraturan gubernur Sumatera Barat, dalam hal ini Dinas Pendidikan Sumatera Barat. Kegiatan SWAB dilaksanakan di sekolah dengan mendatangkan petugas dari PUSKESMAS Palupuh. Seluruh Pendidik dan Tenaga Kependidikan wajib melaksanakan tes ini.

Kepala SMA Negeri 1 Palupuh menyatakan, kegiatan tes SWAb ini merupakan rangkaian dari antisipasi penyebaran covid-19/corona. Swab tes adalah salah satu metode yang dilakukan oleh tenaga medis untuk mendeteksi keberadaan virus atau bakteri penyebab penyakit. Istilah swab tes ini sendiri semakin dikenal oleh masyarakat akibat maraknya virus corona dan banyaknya rumah sakit serta tenaga medis yang melakukan tes ini untuk melakukan pengecekan secara berkala. Swab tes adalah pemeriksaan yang menggunakan sampel dari lendir dalam hidung ataupun tenggorokan, darah, urine, sputum hingga cairan serebrospinal (CSF).

                                                                Salah seorang Guru saat sedang menjalani test swab

Hasil pengetesan swab tes juga diakui lebih akurat daripada tes lainnya, misalnya rapid test. Alat yang biasa digunakan untuk melakukan swab tes adalah sejenis cotton bud yang akan dimasukkan ke dalam lubang hidung. Kemudian, dokter akan memutar atau menggerakkan alat swab tes tersebut selama kurang lebih 15 detik supaya lendir dalam hidung dapat menempel. Setelah itu. alat akan dikeluarkan dan dimasukkan ke dalam tabung plastik. Tabung plastik akan ditutup rapat dan dibawa ke sebuah labotarium untuk pengecekan. Hasilnya swab tes akan dinyatakan positif jika DNA atau RNA dari lendir hidung tersebut sesuai atau cocok dengan replika DNA dari virus SARS-COV2 begitu sebaliknya.

                                                                                   Salah seorang Guru saat sedang menjalani test swab

Perbedaan swab test atau rapid test dapat dilihat dari hasilnya. Hasil swab tes dapat keluar dalam waktu beberapa jam atau bahkan beberapa hari, sedangkan rapid test dapat keluar dalam waktu 10-15 menit saja. Selain itu, swab tes dapat langsung mengenali apakah seseorang terinfeksi Covid-19 atau tidak (diagnosa pasti), sedangkan rapid test hanya sebatas memberi informasi bahwa seseorang telah terinfeksi oleh virus (skrining) namun belum dapat dipastikan bahwa virus tersebut adalah Covid-19. Selama pelaksanaan tes, siswa diliburkan dalam waktu tiga hari, dan jika hasil tes keluar dan dinyatakan negative, maka sekolah tatap muka akan dimulai kembali setelah tiga hari sesudah tes. Namun apabila ditemukan kasus positif, otomatis sekolah akan ditutup selama dua minggu. Semoga kita selalu sehat dan terhindar dari wabah corona/covid-19 ini, tetap jaga kesehatan. dedikardiandi

 

 


Komentar

×
Berhasil membuat Komentar
×
Komentar anda masih dalam tahap moderator
1000
Karakter tersisa
Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar di sini